Face out your Facebook!
” temen FB ku cuma buat orang yang pernah bertemu secara langsung saja, saya ngga mau kalo tiba-tiba ada yang nge-tag fotoku…”
“I’m sorry, I can’t add you, my FB just for girls only”
“duh ke-tag deh! padahal lagi pingin sembunyikan identitas..”
Komentar di atas pernah saya baca ketika sedang ber-facebook, social network yang lagi “happening” sekarang. Menurut saya sih sah-sah saja membatasi dengan siapa kita berteman, dan terkadang memang perlu, apalagi berkaitan dengan privasi.
Hal privasi yang cukup sensitif di facebook adalah masalah foto. Fitur Facebook memungkinkan kita memasang foto atau menandai (tag) teman kita pada foto yang kita miliki. Semua kegiatan ini secara default akan ditulis pada News Feed, sehingga teman-teman kita yang lain dapat mengetahui foto yang kita upload ataupun foto teman kita yang telah kita tandai (tag). Jadi pada news feed foto tersebut akan dipajang dengan keterangan yang bunyinya kurang lebih seperti ini:
“si A telah memasang foto baru”
dan
“si B telah ditandai pada foto si A”
Nah, ini biasanya yang jadi masalah. Tidak semua orang mau fotonya diketahui orang lain, namun juga tidak semua orang yang mau meninggalkan FB hanya gara-gara foto
.
Sebenarnya saya pribadi cuek tentang masalah ini, karena memang jarang foto-foto (kecuali foto narsis
) dan tidak ada niat memajang foto sendiri (kapok ama side-effect-nya), sampai pada suatu saat seseorang yang super rese “mengancam” akan men-tag saya di foto yang super konyol, maka kecuekan berubah jadi kepanikan (errgh,..moga tu orang kelilipan kue serabi).
Hal lain, kadang ada seorang teman lama ingin melihat foto terakhir saya (mungkin dia penasaran campur kangen kali ya, hehe) karena foto profile yang saya pasang bukan foto asli/iconic (karakternya Tobi-sama
).
Kejadian tersebut membuat saya penasaran tentang pengaturan privasi di FB. Setelah sedikit klik halaman FB kesana kemari ternyata semua hal mengenai privasi dapat diatur sedemikian rupa sesuai keinginan kita. Ya, kamu bisa bilang saya lebay, baru tau hal semacam ini, tapi nyatanya toh banyak yang ngga ngeh…
Caranya Pilih Kasih di FB
Pada bagian ini akan dijelaskan bagaimana cara membuat friend lists / mengelompokkan teman. Sebenarnya anda bisa skip bagian ini, tapi dengan membuat friend list maka step selanjutnya akan lebih mudah.
Hajimete! klik “Friends” pada top-bar FB paling atas

.
.
Lalu, pada kotak friend lists sebelah kiri klik “Make a New List”, lalu kamu bisa beri nama list sesuai keinginanmu, bisa “teman lama”, “girls only”, “my fam”,”the mahroms”, terserah kamu… dalam contoh saya namai “who can see my pic”.

.
Setelah itu kamu bisa tulis nama teman kamu yang bakal masuk dalam list yang baru kamu buat di kotak input “Add to list:”, bisa juga pilih teman kamu lewat “Select Multiple Friends” di sampingnya.
Ngga perlu klik okay, karena emang ga ada tombolnya, semua sudah terupdate ketika kamu memilih teman-temanmu.
next part…
Album for The Chosen
Kita bisa mengatur siapa saja yang bisa melihat foto kita (kasus si teman yang penasaran). Caranya?
Pertama kali kita perlu bikin album foto khusus tempat kita memajang foto-foto “bermasalah”
pada kotak Application klik Photos (pojok kiri bawah Home page)
Lalu klik “Create a Photo Album”

.
.
Nah, setelah itu pada bagian Privacy ada drop-down yang mengatur siapa saja yang bisa melihat foto kita (secara default adalah everyone), kita klik tanda drop-down, pilih customize

.
.
Akan muncul kotak dialog Edit Photo Album Privacy,
Hilangkan tanda/Un-check pilihan “Everyone on Facebook”, hal ini akan mengaktifkan field Friends di bawahnya
pilih “Some Friends”
lalu kamu bisa ketik nama teman yang bakal bisa lihat foto kamu,..atau pilih friend list yang sudah kamu buat dengan klik tanda panah hijau di pojok kanan kotak isian.
Pada field Networks di bawahnya pilih “None of my Networks”.
Klik Okay.
.
.
Nah, masalah kita yang pertama yang selesai… semua foto di album yang sudah kita buat hanya teman tertentu saja yang bisa lihat.
Sekarang tinggal masalah temen rese yang suka nge-tag kita di fotonya
Foto Kita: Dari Kita, Oleh Kita, Untuk Kita Saja
Pada top-bar FB, klik Settings
Pilih Privacy Settings, lalu pilih bagian Profile

.
.
Nah, bagian drop-down Photos Tagged of You pilih “Custom”

Di field Friends pilih “Only Me” (atau mungkin “Some Friends”, kalau kamu mau teman tertentu bisa lihat)
Di field Network pilih “None of My Network”, klik Okay, klik Save Changes, selesai.
Kalau step ini sudah komplit maka yang bakal bisa melihat foto tempat kita di-tag hanya kita, teman yang punya foto dan orang yang sama-sama di-tag dalam foto itu, tidak bakal ada orang lain.
Misal si A nge-tag kita dan si B di fotonya, maka yang bisa lihat foto itu hanya kita, si A dan si B. Kalo ada teman si A yang tidak ada hubungannya dengan foto tersebut membuka album si A, maka dia tidak akan melihat foto tersebut.
Sebenarnya banyak hal lain mengenai privasi yang bisa diatur di FB, seperti video, status dan lain-lain. Seberapa jauh anda ingin membatasi privacy juga bisa diatur.
Ads go to hell, please…
Masalah privasi sering menjadi issue panas di FB. FB terkadang menggunakan foto profil kita untuk iklan tanpa persetujuan langsung dari kita. Ini pernah saya alami, untung cuma ngiklanin hal sepele, ngga kebayang deh kalo ngiklanin barang kayak kondom, bisa berabe aw aw tuh
Banyak pengguna FB yang menghapus account-nya gara-gara hal ini. Untuk menghindari ini sebenarnya bisa diatur juga lewat Setting –> Privacy Settings –>News Feed and Wall –> Social Ads, lalu pada isian Appearance in Social Ads ganti “Only my Friends” menjadi “No One”.

Ribet?
Setidaknya sekarang kamu bisa tau cara jaga privasi di FB, apalagi berkaitan dengan foto. Batasan privasi orang memang berbeda-beda. Selektif memilih teman pada FB masih menjadi hal yang paling bijak untuk masalah ini atau mungkin pilihan terakhir:
coba hidup tanpa Facebook
ngga bakalan mati kok, percaya deh.
ps:
link yang berkaitan:
~ oleh Fikri Faris di/pada 3 Februari 2009.
Ditulis dalam Uncategorized
Tag: album, facebook, friends list, hide notification, notification, photos, privacy, quiz notofication, social ads, tag















wah..dibayar brp ama FB akh?
hmmm, bagiku nggak masalah fik. jarang difoto sih
coba hidup tanpa istri
pasti bakalan sepi
huihihihihi
|lari…|
iya sepi klo tnp istri
udah TAUUUUUUU!!!!!! *errgh..kalian ini berkomplot ya??!
@afra afifah
nggak kok, kan masih ada anak2 (lho)
udah tau
koq ga mau buru-buru
huhuhuhuuu
*cabut sambil bawa sendal!!!
saya sama sekali ga nampilin foto di FB kecuali foto teman2 (otomatis)…
jadi selama ini (belum) pernah ada masalah
kayaknya emang fesbuk lebih buka2an dari friendster deh. jadi katanya ga ada teputepu.. tapi saking terbukanya, paling males emang kalo ada orang yang nulis macem2.. apalagi masalah pribadi…
add fbku y..hoho…
Hehehe…kejadian ini juga menimpa saya…
Tapi mo praktek, fb-nya diblokir, duh…harus ke warnet…
@all: bangfik ga kesepian koq, kan masih ada masher…kyaahahahahah….kabur ahhhh…
terima kasih infonya…
sangat berguna
hidup jauh lebih sepi tanpa suami!!!!
tulisan yang bermanfaat kang!!!!
salam kenal maz Faris…
tulisan yang sangat benar dari segi manapun. namun ^_^ tetap dijaga ya!
FB FB an…
hmm baru ngasih coment lagi
walau comentnya tak jelas
afwan.. ^^
hihi.. ok jg ni kak ^.^ habisnya smpet dbahas di kaskus (under FB tos) kalo yg masang foto di FB tuh meaning that smwa itu otomatis ter-copy ma FB dan FB bisa gunain foto tsb utk apa aja tsera mreka.
yang pasti, hidup bakalan sepi klo gda manusianya lah.. errgg.. yg iya2 aja deh.. *hoho..
ka fikri mo nanya nih klo mo apus sala satu nama grup temen kita yg gada isinya gimana? ;D
waaw… dah dapet posisi apa di companynya FB akh??
hihihih… add FB ane ya akh…
**cepetan nikah…
oh iya hihi aku ga liat dbawahnya hihi tararengkyu ;D
makasih banyak kaand atas infonya..
aku baru buas facebook soalnya..
add ya..
cari aja keyword Nafi’ Abdul Hakim..
pasti ketemu sama yang namanya Bang Napi..
wah, bermanfaat bgt
Wah.. aku tambah ngefans ama bang faris ini..
Gimana ga.. udah s***t! S2! G****ng jenggotan.. at***is lagi.. =d
Waduh, kok pd bahas FB siy? Ga ngerti nih. WordPress aja yuk… Hehe (WP addicted)
Cepat cari istri.. biar kaga sepi
*piss… kaburrrr!!!
mw buat facebook kog ga bisa yaH?
fb akankah jadi fenomena yang lalu ditinggalkan setelah bosan?
lho, kenapa url saya ga masuk ya?aneeehh
Just passing by.Btw, your website have great content!
_________________________________
Making Money $150 An Hour
numpang mampir aja deh..
bahas face book kayaknya friendster bakaL cemburu nih..
waah.. yang sensitif dengan kata sepi.. (atau, istri?) :p
coba MULTIPLY.com deh…
Baru mampir lagi..^^
Antum bilang: ” yep, fb, fs, yahoo, gmail, etc have owned us
seringkali sepi itu lebih menyenangkan..”
Ya, bener juga sih.
Jadi inget ini:
“The things you own, they end up owning you.”
“Linux users think Abraham was ordered to sacrifice Linus as a burnt offering, GNU users think Abraham was ordered to sacrifice Stallman as a burnt offering. Linux users believe in the holy trinity of GNU/Linux/NvidiaBlobs, BSD users believe in the one and only UNIX. Linux users are fine with Tux toys and stickers, BSD users believe in no graven images. Linux users are subdivided into those that argue about interpretations of freedom and whether the establishment is corrupt, BSD users are subdivided according to which BSD is the true descendant of UNIX(pbuh).”
* kestasjk, Slashdot User – Slashdot Article
Btw, ttg istri, klo butuh temen, daku temenin… Kn sesama yg belum…^^
@ Fikri:
Haha, “religion”?
Yah, klo “religion” iya kalee.., tapi klo “religion”, wah, jangan ahhh…
Yee, maksudnya nemeni dlm arti satu blok gtu; soale non blok itu fake aja khan

Memilih A atau B?
Tidak memilih kedua-duanya pun juga satu bentuk pilihan…
Golput pun pilihan (yang menyebabkan kita berdosa, kata MUI sich, hehe). Wadoh, ngelantur neh…
“two single guys accompanying each other in reason they doesn’t have wives yet who can accompanies them, hahaha”
hihihi…ati2 ma witing lho, bangfik…
btw, sama ma aq ni, lama ga diupdate blognya…asi, ada temen
aku ngakak baca artikel (apalagi comment2nya).
hahahaha…aya2 wae
*aku pun dah luama ga update blog ne*
hehe.. kalo saya mending ga usah ada foto.. lebih aman, biarlah orang menilai apa adanya..
iya, aku sudah mulai men ” jarang” kan , secara pelan2 untuk membuka FB
pas iseng aja , lebih nikmat gituhh
heheheheh
Hehehe… kadang kesel juga, gara-gara di tag temen foto² tempo dulu maen masuk aja ke wall kita, mending kalau fotonya bagus… selain setingan di atas, cara gampangnya klik (remove tag) aja yg biasanya ada di bawah foto… Makasih sharingnya Mas… Salam kenal…
Wah, masalah privacy memang menjadi momok di social networking seperti facebook ini. Saya dulu di-tag sama temen foto aneh-aneh yang tidak ada hubungannya dengan saya (contoh : ada orang yang suka upload foto bebek ato kucing, trus teman-temannya di-tag di foto tersebut. Masih mending kalo foto kucing, kalo foto-foto ga bener kan bisa bahaya tuh..).
Mau nanya, kalo menghilangkan notification yang bersangkutan dengan kuis-kuis bisa gak?
Sering saya buka facebook dan dapat banyak notif padahal isinya cuma pengumuman kuis-kuis..
@Opan: untuk menghilangkan notification tentang kuis tinggal klik tanda silang pada notification, nanti akan muncul seperti ini: (contoh)
Do you want to hide all notifications from Most Lovable Person Contest?
This will hide all notifications from this application.
Trus kita pilih klik “Hide All”
InsyaAllah selanjutnya kita tidak akan menerima notification dari kuis yg bersangkutan lagi. Good luck! ^L^
numpamg Nanya niCh…
kLo qta bkin gRup,,nah supaya kaLo ad komen bisa ada notification’y gmn yaA??
bisa ga sc??
toLong yaa mas2….
trim’s
hi mo tnya donk aq kow ga bsa tag poto di FB aq yaaaaaaaa tolong donk
email ya jawababnya
little-star89@hotmail.com
tQ
blogwalking ajah^^