Layang

Dan apabila kau, teman
melambungkanku di balik awan
maka aku penguasa ketinggian
memperbudak daratan
♥
Tapi teman…
Bilakah kau berhenti mengulurku?
Begitu tinggi kau lambung aku
semakin jauh terlihat dirimu…
♥
Teman…
Bisakah kau tarik kembali benangku?
Sangat jauh kau layangkan aku
semakin sakit nanti jatuhku…
♥
Dan…
Maukah kau turunkan aku?
Kembali lagi ke bumi yang kurindu
Sebagai kertas ganjil berbuluh bambu…
♥
☺~ f.faris
~untuk siapapun yang merasa melayang dan siap untuk jatuh…














dah lama nih nggak main layangan, terakhir main awal kuliah dulu
jika kita sudah memilih untuk melayang,..harusnya sudah siapkan pula untuk jatuh..
jika sudah punya pilihan,..harusnya sudah sipa pula dengan konsekuensinya
Sakit itu justru mengingatkan kembali bahwa kita hanya manusia biasa yang tak boleh lepas dari ikhtiar dan doa.
Berani melayang, berani jatuh, berani sakit, berani bangkit, berani melayang lagi, berani jatuh lagi, dst.
Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Halah, jadul bgt yak…
*scara tiba2 jd inget film Kite Runner yg miris*
Ewww.., pinternya berpuisi.
Aq slalu binun dg kebanyakan puisi; kurang jiwa seni sich keknya…
Ehem-ehem..
hai bang fikri, puisinya bagus hehe
layang-layang
kuambil bulu sebatang
salam kenal, terimalah puisi saya,
kupotong sama panjang
kuraut dan kutimbang dengan benang
kujadikan layang-layang
salam spesial,
nice poem
akhir-akhir ini Mas Fikri suka berpuisi…
ada apa?
@Afra: thanks ^^
@Ghani: I’m OK bro
memang sesuatu pasti ada resikonya..
jika kita sudah mencapai puncak, daratanlah yang paling diinginkan..
dan berlaku sebaliknya..
hehehehe..
haloo Mas..
Ikutan lomba puisi menang nih ^^
wew, dah kembali brader?
kemarin knp? koq sampe hiatus lama sekali?
rumah impian…yeah, i’ll prove it!!!
check this out
http://rumahdanmimpi.blogspot.com/
Memang benar pilihan,,engkau menjadi pohon yang menjulang,maka bersiaplah terhempas angin kencang,,bahkan kelak kan tumbang…
Atau engkau takut terhempas dan tumbang,maka jadilah rerumputan rendahan,,diinjak-injak dan bersanding kotoran…
Ada harga yang harus dibayar dalam tiap pilihan,,,
Mereka yang benar-benar siap untuk sukses,telah mempersiapkan dirinya untuk gagal…
*syairnya bagus akh ^^,,seneng bacanya…