Puisi yang Ku Lupa (Tribute to “Dr.” Karl May)

Tue Dec 2, 2003 9:16 pm, Pandu Ganesa wrote:

Inilah puisi tentang Karl May Indonesia pertama kali yang pernah
ditulis orang. Akan kita muat di situs. Boleh ya saya muat juga di buku
tentang KM? Kapan lagi puisi kita bisa dimuat di buku? :-)) Jadi selain
puisinya Goenawan Mohamad, ada juga puisinya pak Fikri ini.

Terima kasih.

ogh

Thu Aug 19, 2004 5:25 pm, Pandu Ganesa wrote:

…Untuk sodare Fikri Faris, di mana pun sodare berada, diberitahuken puisi
anda sudah dimuat di buku menjelajah negeri karl may, dan sekarang sudah
beredar. Jadi nama anda juga dibaca oleh sekian ribu pecinta karl may :-))…

Friday, July 25, 2008 8:39 AM, I wrote:

…Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih seluas
savana atas apresiasi anda terhadap puisi saya.

Saya juga minta maaf jika selama ini saya kurang responsif terhadap milis
indokarlmay, hal ini dikarenakan saya telah mengganti alamat email sebelumnya,
serta kesibukan saya belajar dan bekerja empat tahun belakangan.

Mengenai buku “Menjelajahi Negeri Karl May”, dimana puisi sy dimuat, masih
adakah kesempatan saya untuk mendapatkan jatah buku tersebut? Saya dengar jatah
saya dititipkan mas Yani d/a IAIN.

Sekali lagi saya minta maaf, karena respons saya yang sudah sangat terlambat.

Terimakasih

howgh…
~fikri~

Friday, July 25, 2008 9:08:33 AM, Pandu Ganesa wrote:

Hayyaaa, Anda itu ngilang kemana saja? Beberapa kali ada acara PKMI di Yogya
saya selalu cari Anda, dan selalu tidak ada orang yang tahu. Buku MNKM akan saya
kirim per pos/kurir saja, minta alamat lengkap dan no telp juga…

Fri Jul 25, 2008 9:35 am,I wrote:

Waduh, makin merasa “ga enak” saya,… *nunduk2 sambil garuk2 kepala*

menjelajah-negeri-kmSebuah “puisi” yang ditulis instan di warnet, namun secara amat sangat tidak tahu diri dan sedikit kurang ajar bisa nongol di sebuah buku…

Saya tulis dengan spontan sebagai seorang pemuda yang telah menikmati karya Karl May yang penuh dengan petualangan dan pesan kemanusiaan, walau saya baca dari buku-buku peninggalan generasi sebelum saya.

Pak Pandu, kalau anda bilang, itu adalah salah satu puisi indonesia pertama tentang karya Karl May,
sejujurnya, anda adalah orang pertama yang menghargai karya saya. Terimakasih saya seluas savana…buat Chief Gono dan Indokarlmay.

Owgh! *hisap pipa perdamaian

Di Balik Buku Loakan Berkutu

(gubahan)

di balik buku loakan lima rupiah kala itu
kuning keropos berkutu,
Old Shatterhand berkata-kata dengan ejaan lama
di balik debu masa lalu yang dilupa.

Kubaca dibawah temaram cahaya,
di bawah atap rendah beruntai lusuh benang laba-laba,
di atas ranjang yang berteriak, berdenyit
kubalik halaman demi halaman dengan takjub

Apa disangka,
halaman rapuh itu membawaku ke negri savana
dengan gerombolan bisonnya,

lorong sempit tempat polisi turki berpedang menyeruput kopinya,
Kara ben Nemsi dengan lisannya yang fasih meyakinkan musuh-musuhnya.

Di balik buku loakan berkutu..
Kudapati sebuah Dunia yang terperangkap di bawah atap yang
rendah….

Iklan

~ oleh Fikri Faris pada 23 Desember 2008.

 
%d blogger menyukai ini: